Minggu, 03 Oktober 2021

Membuat Topology Jaringan Saling Terhubung Dengan Menggunakan IP Route Static di Program Cisco Packet Tracer

 A. Pengertian

Cisco Packet Tracer adalah Software simulasi jaringan yang dibuat oleh Cisco System agar pengguna bisa membuat topologi dan konfigurasi jaringan secara virtual


B. Latar Belakang

Mempraktekkan simulasi jaringan, memahami fungsi konfigurasi Router menggunakan CLI (Command Line Interface).


C. Maksud dan Tujuan

Menggunakan Cisco Packet Tracer sebagai simulasi jaringan dan mengerti cara konfigurasi Router


D. Hasil Yang Diharapkan

Jaringan yang sudah dikonfigurasi saling terhubung


E. Alat dan Bahan

Sebuah Laptop dengan Software Cisco Packet Tracer


F. Jangka Waktu Pelaksanaan

Kurang lebih 30 menit


G. Proses Tahapan Pelaksanaan







Pada topologi diatas terdapat :

  • 3 Buah Router
  • 2 Buah Switch
  • Sebuah Access Point
  • 49 end device (1 Server + 24 PC Menggunakan Kabel + 24 Laptop menggunakan wireless)
3 buah router tersebut akan dikonfigurasikan dengan routing statis supaya saling terhubung

berikut konfigurasi yang saya lakukan :


Router 1

Router>en
Router#conf t
Router(config)#int gig1/0
Router(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.248
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#int gig0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.15.66 255.255.255.252
Router(config-if)#no shut

Router(config-if)#int gig0/0
Router(config-if)#ip dhcp pool jakarta
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.15.66
Router(dhcp-config)#network 192.168.15.64 255.255.255.252
Router(dhcp-config)#ex

Router(config)#ip route 192.168.15.0 255.255.255.224 10.10.10.2
Router(config)#ip route 192.168.15.32 255.255.255.224 10.10.10.2



Router 2

Router>en
Router#conf t
Router(config)#int gig 0/0
Router(config-if)#ip address 10.10.20.1 255.255.255.248
Router(config-if)#no shut
Router(config)#int gig 1/0
Router(config-if)#ip address 192.168.15.27 255.255.255.224
Router(config-if)#no shut

Router(config)#ip dhcp pool banjarmasin
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.15.27
Router(dhcp-config)#network 192.168.15.0 255.255.255.224
Router(dhcp-config)#ex

Router(config)#ip route 192.168.15.32 255.255.255.224 10.10.20.2
Router(config)#ip route 192.168.15.64 255.255.255.252 10.10.20.2



Router 3
Router>en
Router#conf t
Router(config-if)#int gig1/0
Router(config-if)#ip address 10.10.10.2 255.255.255.248
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#int gig2/0
Router(config-if)#ip address 192.168.15.58 255.255.255.224
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#int gig0/0
Router(config-if)#ip address 10.10.20.2 255.255.255.248
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex

Router(config-if)#ip dhcp pool sampit
Router(dhcp-config)#default-router 192.168.15.58
Router(dhcp-config)#network 192.168.15.32 255.255.255.224
Router(dhcp-config)#ex

Router(config)#ip route 192.168.15.64 255.255.255.252 10.10.10.1
Router(config)#ip route 192.168.15.0 255.255.255.224 10.10.20.1

Setelah 3 Router tersebut sudah dikonfigurasi, maka di uji dengan menggunakan ping
di gambar ini saya mencoba ping dari pc0 ke server dan laptop0





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Membuat Topology Jaringan Saling Terhubung Dengan Menggunakan IP Route Static di Program Cisco Packet Tracer

 A. Pengertian Cisco Packet Tracer  adalah Software  simulasi jaringan yang dibuat oleh Cisco System agar pengguna bisa membuat topologi dan...